menganalisis virus covid 19 dan daring schoool , melalui analisis SWOT
analisis SWOT tentang covid 19 dan daring school
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
TAHUN AJARAN 2019/2020
Assalamu'alaikum wr.wb haloo teman-teman perkenalkan nama saya wardatul musyaropah dari prodi MPI semester 2, kali ini aku bikin analisis lagi.. ayok ah langsung simak ajh yahhh
Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas
makalah yang berjudul pembahasan covid 19 ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari makalah
ini adalah untuk memenuhi tugas Ibu Hana lestari M.Pd , SIM (sistem informasi
manajemen). Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan
tentang [mengenai analisis SWOT COViD 19 dan daring school] bagi para pembaca
dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu
hana lestari M.Pd, selaku dosen matakuliah "Sisten Informasi
Manajemen"yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah
pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya menyadari, makalah yang saya tulis
ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang
membangun akan saya nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
COVID-19
Latar belakang virus Corona atau
COVID-19, kasusnya dimulai dengan pneumonia atau radang paru-paru misterius
pada Desember 2019. Kasus ini diduga berkaitan dengan pasar hewan Huanan di
Wuhan yang menjual berbagai jenis daging binatang, termasuk yang tidak biasa
dikonsumsi, misal ular, kelelawar, dan berbagai jenis tikus.
Kasus infeksi pneumonia misterius ini
memang banyak ditemukan di pasar hewan tersebut. Virus Corona atau COVID-19
diduga dibawa kelelawar dan hewan lain yang dimakan manusia hingga terjadi
penularan. Coronavirus sebetulnya tidak asing dalam dunia kesehatan hewan, tapi
hanya beberapa jenis yang mampu menginfeksi manusia hingga menjadi penyakit
radang paru.
Perkembangan penyebaran Covid-19 ini
membuat pemerintah mengambil keputusan untuk mengarahkan sekolah khususnya
untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah bagi anak-anak, untuk mengurangi
adanya kerumunan orang banyak untuk menekan penyebaran Covid-19.pembelajaran
daring berupa online class atau kelas tatap muka dalam jaringan untuk seluruh
kelas dari para guru. Online class ini memungkinkan guru dapat berinteraksi langsung
dengan siswa melalui video conference.
B. Rumus Masalah
1. Apa yang di maksud dengan covid 19
2. Apa yang di maksud dengan dering
school?
C. Tujuan
1. Mengetahui dan memaham tetang covid 19
dan daring school melalui analisis
SWOT
2.
Hasil kesimpulan dari analisis SWOT
a. Apa itu covid 19 dan daring
school
Virus Corona atau COVID-19, menurut situs
resmi World Health Organization (WHO), adalah penyakit menular yang disebabkan
oleh Coronavirus. Virus ini ditemukan pertama kali di Wuhan, China.
Virus Corona atau COVID-19, menurut situs
resmi World Health Organization (WHO), adalah penyakit menular yang disebabkan
oleh Coronavirus. Virus ini ditemukan pertama kali di Wuhan, China.
Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19
akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang, bahkan menyebabkan
sulit bernapas hingga meninggal. Virus ini bisa sembuh dengan sendirinya karena
imunitas tubuh. Namun orang tua lebih rentan terkena virus ini.
Apalagi orang tua yang memiliki penyakit
diabetes, pernapasan kronis, dan kanker.WHO juga telah menetapkan virus Corona
sebagai pandemi. Apa itu pandemi? Menurut situs Kamus Besar Bahasa Indonesia
(KBBI), pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi
daerah
geografi yang luas.
B. Apa yang di maksud dengan daring school
komunikasi daring merupakan komunikasi yang terjadi secara daring (onlone) , komunikasi adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan melalui jaringan internet.
komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunkasi di dunia maya atau cyberpace.
1. komunikasi sinkron
komunikasi sinkron adalah komunikasi yang dilaksanakan secara langsung pada waktu yang sama.
contoh : chat, videocall, dan video conforence , goggle classroom
2. komunikasi asinkron
komunikasi asinkron adalah komunikasi yang dilaksanakan secara tidak langsung pada waktu yang berbeda, contohnya : email, blog
komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut komunkasi di dunia maya atau cyberpace.
1. komunikasi sinkron
komunikasi sinkron adalah komunikasi yang dilaksanakan secara langsung pada waktu yang sama.
contoh : chat, videocall, dan video conforence , goggle classroom
2. komunikasi asinkron
komunikasi asinkron adalah komunikasi yang dilaksanakan secara tidak langsung pada waktu yang berbeda, contohnya : email, blog
Perkembangan penyebaran Covid-19 ini
membuat pemerintah mengambil keputusan untuk mengarahkan sekolah khususnya
untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah bagi anak-anak, untuk mengurangi
adanya kerumunan orang banyak untuk menekan penyebaran Covid-19.pembelajaran
daring berupa online class atau kelas tatap muka dalam jaringan untuk seluruh
kelas dari para guru. Online class ini memungkinkan guru dapat berinteraksi
langsung dengan siswa melalui video conference.
*menganalisis SWOT tentang covid 19
(Strength) :
- Mengubah ke khawatiran menjadi energi untuk tolong-menolong yang harus diupayakan di tengah situasi darurat seperti ini. Sejak Organisasi Kesehatan Dunia, WHO (world health organization),
- Orang tua yang tidak berkomunikasi dengan anak-anak mereka, pasangan yang telah tidak berbicara satu sama lain telah mulai membuka kotak percakapan,
- orang-orang yang sering berdiam ditempat- tempat keramaian kemungkinan membuang waktu mereka, akhirnya tidak ada lagi segerombolan yang berkumpul ditempat yang tidak baik.
- Akhirnya masyarakat menyadari bahwa pentingnya kesehatan dan kebersihan, yang dimana setiap harinya selalu di beri anjuran jaga kebersihan.
- Keluarga dirumah semakin harmonis
(Weaknesses) :
- banyaknya orang yang menyepelekan tentang wabah penyakit ini, Banyaknya korban yang tekena wabah ini bahkan ada sampai yang meninggal, karena tidak menjaga kebersihan dan mungkin tidak mengikuti anjuran pemerintah yaitu dirumahsaja.yang sembuh bertambah 5 orang dan menjadi total 64 orang. Namun, angka meninggal dunia bertambah 12 menjadi 114 orang.
- Merasa diri selalu sehat dan imun tidak pernah turun.
- Dalam penanganan rumah sakit masih saja ada yang kurang, baik dari segi pemeriksaan dan ruangan, sehingga masyarakat yang terkena wabah ini harus di isolasi, yang dimana melakukannya di rumah. bahkan tingkat kepedulian medis sangat minim karena mereka pun takut pada pasien yang sudah terkena virus,
- Bersikap acuh tak acuh dan tidak perduli dengan diri sendiri.
(Opportunities) :
- adanya masyarakat yang perduli dengan kesehatan, sehingga mereka selalu mencari cara pencegahan dari wabah virus ini, dari media informasi.
- Tidak membuang buang waktu di luar, sehingga mereka di sibukan dirumah dengan diberikannya pengetahuan jarak jauh atau (daring) apalagi bagi para pelajar dan pegawai pun
- Hanya ada beberapa mobil yang melintas dijalanan sehingga jalanan semakin terhindar dari folusi yang biasanya selalu macet, sekarang mulai tidak terlalu ramai mobil yang melaju.
- Adanya kepedulian terhadap diri sendiri dari cara penjegahan agar virus ini tidak menyebar, Dengan cara : Sering-Sering Mencuci Tangan,Rajin membersihkan rumah,Hindari keramaian,Hindari Berjabat Tangan dan Berpelukan,Etika ketika Bersin dan Batuk
- Tidak ada lagi makan makanan yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.
(Threats) :
- ada beberapa orang yang terkena wabah ini nencapai total 64 orang. Namun, angka meninggal dunia bertambah 12 menjadi 114 orang.
- Sosial dimasyarakat sangat kurang.
- Tidak adanya aktifitas sosial.
- Melakukan segala hal di rumah saja.
- Lapangan pekerjaan semakin kurang
- Sandang dan pangan semakin kurang pula.
- Interaksi sosial dibatasi.
- dan adanya kebatasan antara masyarakat atau bisa disebut sosial (distancing) bahkan sekarang diganti menjadi physical distancing Alasannya, penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran corona virus. Tapi itu tidak berarti bahwa seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial
➖Solusi
:jangan panik ketika wabah penyakit ini datang, tapi mewaspadai itu harus, dan
selalu mengikuti anjuran pemerintah seperti menjaga kebersihan contohnya selalu
cuci tangan sebelum makan, menjaga etika ketika bersin, keluar memakai masker
dan antiseptik.
Dan menjaga imunitas tubuh supaya di jauhkan
dari virus-virus yang mendekati, jangan merasa diri paling kuat imun , kan
lebih baik mencegah dari mengobati yah.., bahkan jangan keluar ruamh, bila tidak ada
keperluan yang mendesak, tetapi jika beribadah boleh boleh saja, karana berdoa
itu penting supaya wabah penyakit ini mereda.
Seharusnya penangan medis harus
memaksimalkan, baik dari ruangan, cara penganan dan lain-lain, mungkin dari beberapa medis mampu menjaga pasiennya yang
terrkena virus sehingga dapat ter isolasi, tapi ada saja anggota medis yang
enggan merawat pasien karena takut tertular.
Harusnya pemerintah menjaga
kesehjahteraan masyrakat, yang biasanya bisa keluar beraktifitas untuk mencari
kebutuhan, dan ini terhalang karna mungkin wabah ini semakin harus di
waspadai.., mungkin beberapa orang bisa bekerja dirumah , tapi bagaimana jika
pekerjaan mereka harus berinteraksi langsung, semoga ada kebijakan lagi, untuk
meningkatkan kesehatan dan kesejehteraan
*menganalisis tentang daring sosial
(Strength) :
- membuat siswa atau mahasiswa jadi mengenal pembelajaran jarak jauh yang dimana waktu yang digunakan bisa dimana saja bahkan dirumah pun bisa.
- Membuat siswa yang melakukan daring school mencari informasi di rumah bahkan sering diadakan pembelajaran di rumah yang dimna memakai dati beberapa aplikasi seperti : google clasroom,edmodo, email, dan blog dll.
- Menjadikan siswa atau Mahasiswa menjadi mandiri karena mereka melakukan sendiri tanpa bimbingan, dan hanya memlalui arahan saja, apa yang harus dilakukan
(Weaknesses) :
- Dianjurkan mandiri
- Waktu semakin padat
- Kurangnya keefektifan dalam bimbingan belajaran untuk siswa dan Mahasiswa
- Sekolah melakukan
lockdown
- tugas yang
diberikan semakin padat
- kegiatan semakin tidak
teratur dengan baik.
- Tidak ada
interaksi antara guru dan siswa
(Opportunities) :
-pengetahuan teknologi dan informasi
semakin luas
- selalu mencari informasi melaui media
teknologi atau bisa juga disebut dengan internet
- tidak perlu datang ke sekolah bahkan di
rumah pun bisa tetap belajar seperti biasa
- membuat menjad diri mandiri dan santay
(Threats) :
- Jaringan yang belum tentu memadai
- kebutuhan
internet semakin banyak
- kemungkinan ada
keterlambatan dalam koneksi internet
- Alat teknologi yang terbatas
- Pembelajaran yang tidak efektif
➖Solusi : melakukan kegiatan daring school ini
seharusnya membuat waktu yang semakin lebih efektif dan tidak terlalu padat
karena melakukan online, caranya mengefektifkan waktu dan penugasan yang
diberikan, agar siswa atau pun mahasiswa dapat melakukan tepat waktu,
Cara memahami dalam belajar seharusnya
jangan hanya di beri soal latihan tetapi memberikan vidio penjelasan dan lain
lain.. dan tidak hanya materi saja yang diberikan seharusnya, dalam
pembelajaran diadakannya game pembelajaran
agar tidak bosen, karena ada covid 19 , memalui daring school.
agar memaksimalkan pembelajara jarak jauh
atau daring school seharusnya pendidik tau bagaimana waktu yang di gunakan
lebih efektif, akibat keterlambatan internet dan keterbatasan kouta, karena
tidak semua daerah mempunyai jaringan internet yang sangat bagus.
Dan seharusnya penerintah memberikan
keringanan bagi para siswa atau mahasiswa yang sedang lockdown, akibat
kebutuhan kouta semakin meningkat.
Kesimpulan :
Virus Corona atau COVID-19, menurut situs resmi
World Health Organization (WHO), adalah penyakit menular yang disebabkan oleh
Coronavirus. Virus ini ditemukan pertama kali di Wuhan, China. Tetapi sekarang
sudah mntebar keseluruh negara termasuk negara indonesia, yang dimana virus ini
masuk dan akan mengalami penyakit pernapasan ringan hingga sedang, bahkan
menyebabkan sulit bernapas hingga meninggal. Virus ini bisa sembuh dengan
sendirinya karena imunitas tubuh. Namun orang tua lebih rentan terkena virus
ini. Sehingga masyarakat harus mampu menjaga kesehatan seperti :Sering-Sering
Mencuci Tangan,Rajin membersihkan rumah,Hindari keramaian,Hindari Berjabat
Tangan dan Berpelukan,Etika ketika Bersin dan Batuk. Dan tidak menyepelekan,
tetapi harus menjaga kesehatan dan kebersihan bahkan indonesia peringakat ke
enam yang tekena virus corona. dari Perkembangan penyebaran Covid-19 ini
membuat pemerintah mengambil keputusan untuk mengarahkan sekolah khususnya
untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah bagi anak-anak, untuk mengurangi
adanya kerumunan orang banyak untuk menekan penyebaran Covid-19.pembelajaran
daring berupa online class atau kelas tatap muka dalam jaringan untuk seluruh
kelas dari para guru. Online class ini memungkinkan guru dapat berinteraksi
langsung dengan siswa melalui video conference.
Saran :
penulisan ini mungkin masih banyak sekali
kesalahan atau pun jauh dari kata sempurnaan.Penulis akan memperbaiki makalah ini
dengan bertujuan pada banyaknya sumber serta kritik yang membangun dari para
pembaca. Terima kasih
https://en.m.wikipedia.org/wiki/2019–20_coronavirus_pandemic



Komentar
Posting Komentar